"Setidaknya malam tak pernah ingkar. Dia pasti datang. Kurasa ini alasan bintang mencintai malam. Rembulan pun tulus menyinarinya. Ku harap kau pun sama." ~a wise man . . . . Tak semua mampu menikmati indahnya sang malam yang penuh makna. Hanya mereka yang terpilih untuk bersabar setelah merasakan hujan, panas dan badai. . Seperti yang kau katakan. Malam yang tak pernah ingkar itu semakin memikat diwaktu akhir, hanya untuk mereka pengagum 1/3 malam yang dinginnya menusuk. . Akankah yang membaca menjadi salah satu yang cukup sabar untuk menanti sejak mentari terbit hingga ia tenggelam, lalu terjaga dengan melangitkan harapannya di akhir malam?